Cockatoocourse.com – Rencana menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di Sekolah Dasar (SD) pada tahun 2027 menghadapi tantangan besar. Data dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan bahwa lebih dari 90.000 sekolah dasar di Indonesia belum memiliki guru Bahasa Inggris. Angka ini tentu memunculkan pertanyaan, apakah target tersebut bisa tercapai tepat waktu?
Dari total 150.447 SD di seluruh Indonesia, baru sekitar 49.216 sekolah yang memiliki kandidat guru Bahasa Inggris. Artinya, lebih dari separuh sekolah masih kekurangan tenaga pengajar untuk mata pelajaran ini. Padahal, pemerintah sudah menargetkan implementasi penuh Bahasa Inggris sebagai mapel wajib mulai tahun ajaran 2027.
Jika melihat laporan Education First melalui survei tahunan EF English Proficiency Index (EF EPI) 2024, posisi Indonesia berada di peringkat 80 dari 116 negara. Di tingkat Asia, Indonesia menempati posisi 12 dari 23 negara dengan skor 468 atau setara level B1 dalam standar Common European Framework of Reference for Languages (CEFR). Level ini masih dikategorikan sebagai low proficiency atau kemahiran rendah.
Data tersebut menunjukkan bahwa tantangan penguasaan Bahasa Inggris di Indonesia bukan hanya soal kurikulum, tetapi juga kualitas dan ketersediaan guru. Bahkan, hasil kajian Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan (PSKP) juga menemukan adanya penurunan kompetensi Bahasa Inggris siswa SMP dalam lima tahun terakhir. Artinya, masalah ini sudah terjadi secara sistemik sejak jenjang pendidikan dasar.
Baca Juga: Penggunaan Has dan Have dalam Bahasa Inggris – Cockatoo Course
Untuk menjawab tantangan ini, Kemendikdasmen menyiapkan pelatihan besar-besaran bagi guru kelas. Mulai 2025, sebanyak lebih dari 90.000 guru akan dibekali kompetensi dasar Bahasa Inggris. Program ini diawali dengan bimbingan teknis calon fasilitator, lalu dilanjutkan pelatihan 60.000 guru pada 2026.
Selain itu, pemerintah juga menggandeng Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan membuka partisipasi swasta serta masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat kesiapan sekolah sebelum 2027.
Melihat kondisi ini, satu hal yang jelas: kemampuan Bahasa Inggris bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan wajib. Di era globalisasi dan digital seperti sekarang, hampir semua akses informasi, teknologi, hingga peluang kerja membutuhkan skill Bahasa Inggris.
Daripada menunggu kebijakan resmi berlaku dan berisiko tertinggal, lebih baik mulai persiapan dari sekarang. Salah satu pilihan terbaik adalah belajar di Cockatoo Course.
Cockatoo Course menyediakan program kursus Bahasa Inggris yang fleksibel:
✔ Bisa online
✔ Bisa onsite
✔ Bisa home visit
Saat ini sedang ada diskon 35% khusus pendaftar baru. Jangan sampai ketinggalan kesempatan ini.
Yuk, tingkatkan kemampuan Bahasa Inggris sekarang juga! Daftar segera dan jangan lupa follow akun sosial media @cockatoocourse untuk mendapatkan info promo dan diskon menarik lainnya.
Ingat, skill Bahasa Inggris sekarang hukumnya sudah wajib. Daripada ketinggalan, mending kursus di Cockatoo Course!
(Suci Anggina)
Referensi:
Jadi GURU LANGKA, 90 Ribu Sekolah Tidak Punya Guru Bahasa Inggris, Pelatihan Dikebut Hingga 2027 – Pojok Satu
90.447 Sekolah Tidak Ada Guru Bahasa Inggris, Rencana Jadi Mapel Wajib Terancam? | Halaman Lengkap